Sabtu, 07 Januari 2012

PROFIL SAYA

NASA Prediksi Kehancuran Bumi di 2013

detail berita
NEW YORK – Seringkali kita mendengar tentang kisah akhir jaman dan kehancuran bumi. Mulai dari tabrakan antara meteor dengan bumi, atau Matahari akan kehilangan gaya gravitasinya. Tapi itu mungkin hanya spekulasi-spekulasi yang dilontarkan oleh sejumlah kalangan yang belum tentu dapat dibenarkan.

Tapi kini, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengemukakan bahwa Bumi akan mengalami kehancuran pada tahun 2013. Penyebab kehancuran bumi adalah badai matahari yang akan melanda bumi tiga tahun mendatang.
Para Ilmuwan NASA meyakini Bumi akan terpukul oleh tenaga magnetik dari jilatan api Matahari dalam level yang belum diketahui. Matahari akan ‘bergejolak’. Demikian dilansir Asylum, Selasa (15/6/2010).
“Kami tahu ini akan datang tapi kami tak tahu seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan dari kejadian itu,” kata Dr Richard Fisher, head of NASA Heliophysics Division.
Kemungkinan besar dampak yang akan ditimbulkan dari badai matahari ini adalah rusaknya jaringan listrik dan hilangnya jaringan komunikasi di sejumlah negara seperti Inggris. Selain itu, badai matahari dapat merusak seluruh sistem layanan darurat, peralatan rumah sakit, sistem perbankan dan perangkat kontrol lalu lintas udara, hingga barang-barang sehari-hari seperti komputer dan iPod.
“Sistem-sistem tersebut takkan bekerja karena perubahan magnetik di bumi akibat badai matahari,”kata Fisher.
Seperti diketahui, badai matahari atau CME (Corona Mass Ejection) matahari tersebut memang tidak menyebabkan kiamat, namun tetap berdampak pada benda astronomi di sekitarnya. Badai matahari berdampak tidak langsung terhadap manusia, seperti terganggunya sinyal radio sehingga menyebabkan jaringan komunikasi menjadi rusak, jelek, atau tidak berfungsi.
Badai matahari yang mengarah ke bumi bukan hanya mengganggu satelit yang berada di orbit bumi yang terganggu. Saat ledakan matahari mengarah ke bumi, partikel berenergi tinggi yang ikut terlontar menyusup masuk bumi mengikuti arah medan magnet bumi dari kutub utara dan menyebar memasuki atmosfer. (ugo)

PROFIL TEKNIK INFORMATIKA


Profil
Dengan semakin pesatnya perkembangan dalam teknologi informasi, program studi teknik informatika bertujuan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan kemampuan di bidang tesebut. Keduanya haruslah berdasarkan kepada kemampuan untuk memahami, menganalisa, mengaplikasikan, dan akhirnya dapat mengembangkan suatu aplikasi berbasis komputer.
Selain itu juga, diharapkan bahwa , lulusan dari program studi teknik informatika dapat memiliki skill dalam mengkonfigurasikan jaringan komputer dan juga sistem operasinya. Selain itu juga handal dalam ilmu pengetahuan dasar dalam teknik informatika sebagai landasan bagi mereka yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.
Visi
Visi kami adalah untuk menjadikan program studi teknik informatika yang menghasilkan sumber daya yang berkualitas dibidang teknologi informasi khususnya dalam sistem perangkat lunak, jaringan komputer, dan multimedia. Bekerja keras dalam menghasilkan lulusan yang memilki kemampuan analisa yang kuat beserta kemampuan untuk mengimplementasikan pengetahuannya. Yang terakhir adalah menjalin kerjasama dan ikatan – ikatan antara program studi teknik informatika, alumni, instansi pemerintahan dan bidang industri
Misi
1 Menjadi program studi yang aktif dalam perkembangan dan
implementasi dalam teknologi informasi.
2 Mencetak sarjana yang berkualitas dari staf akademisi yang
berkualitas yang berkemampuan untuk mengembangkan dan
mengimplementasikan teknologi informasi.
3 Membuka kesempatan selebar – lebarnya (waktu dan dana) bagi
mahasiswa dan staf akademisi dalam melakukan penelitian.
4 Memberikan fasilitas belajar dan mengajar yang mencukupi bagi
mahasiswa dan staf pengajar.
5 Menjalin kerjasama dengan institusi lain yang membutuhkan jasa
konsultasi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan
teknologi informasi
6 Menjalin kerjasama dengan industri perangkat lunak baik didalam
negeri maupun diluar negeri.

PROFIL FASILKOM

FASILKOM UMB


Ilmu Komputer (Computer Sciences) Adalah studi tentang komputer dan proses algoritma, yang mencakup prinsip-prinsipnya, perancangan software dan hardware, aplikasi-aplikasi serta pengaruhnya pada masyarakat.

Visi

Menjadi  Fakultas  Ilmu  Komputer  yang  unggul  dalam menghasilkan  tenaga  profesional  yang mandiri di era  informasi dunia global yang memiliki kompetensi di bidang  jaringan multiakses, solusi korporasi dan industri kreatif.

Misi

Menghasilkan  lulusan  yang  profesional, mandiri  dan mampu  bersaing  di  era  informasi  dunia global.Melaksanakan  pengembangan  iptek dalam  bidang keilmuan  komputer dengan  fokus pada jaringan multiakses dan industri kreatif. Menjalin kemitraan dengan berbagai  institusi untuk peningkatan mutu pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Tujuan
Menghasilkan  lulusan  yang  kompeten  dan  mandiri  di  bidang  jaringan  komputer,  basis  data korporasi, pemrograman simulasi, mobile commerce, audit sistem  informasi, yang menjunjung tinggi  nilai  etika  profesional  dalam  berusaha,  senantiasa  siap  mempelajari  ilmu baru  di  era informasi, serta mewujudkan manajemen pendidikan yang berorientasi pada mutu.


Ilmu Komputer mengkombinasikan konsep-konsep teoritis pada perancangan dan analisa algoritma dengan tidak melupakan sisi praktisnya dalam mengimplementasikan algoritma tersebut pada komputer untuk menjawab masalah praktis.

Ilmu Komputer lebih dari sekedar menulis program. Seperti profesi yang lainnya, seorang ahli komputer harus mengerti semua sub-disiplin yang ada, atau minimal menguasai satu atau lebih sub-disiplin tersebut.

Beberapa sub-disiplin itu misalnya:
1. algoritma, pemrograman, bahasa pemrograman,
2. hardware,
3. jaringan,
4. sistim operasi,
5. sistim basis data,
6. sistim tersebar, dan
7. isu etis dan social di sekitar penggunaan teknologi komputer.

Jumat, 06 Januari 2012

PROFIL UMB




Dasar Pemikiran

Filosofi logo mengacu pada tekad dan komitmen para pendiri dan penerus Mercu Buana untuk memberikan dan menjadi yang terbaik.

Filosofi Nama

Penamaan Mercu Buana didasari oleh tekad dan komitmen para pendiri Universitas Mercu Buana untuk memberikan yang terbaik demi meningkatkan mutu pendidikan dan kecerdasan Bangsa Indonesia.

Penamaan Mercu Buana berasal dari kata mercu yang berarti 'menara' dan buana yang berarti 'bumi'. Menara melambangkan kekokohan dan pedoman, sedangkan buana melambangkan masyarakat. Secara simbolis, penamaan Mercu Buana melambangkan tekad untuk menjadi perguruan tinggi panutan yang membawa manfaat bagi bangsa Indonesia di dalam mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Filosofi Visual

Visual logo Mercu Buana disarikan dari nyala api yang terbagi menjadi tiga bagian. Ketiga bagian ini melambangkan Tridarma perguruan tinggi. Darma pendidikan dilambangkan dengan nyala api di tengah yang paling tinggi. Penunjangnya adalah dua nyala api yang mengapitnya yang melambangkan darma penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Ketinggian api yang berbeda melambangkan visi yang dinamis, di samping arah tujuan yang jelas. Bentuk dasar logo UMB yang oval melambangkan ketajaman pemikiran UMB
  • Nyala api, menyiratkan tekad dan komitmen para pendiri dan penerus untuk memberikan dan menjadikan sivitas akademika Mercu Buana sebagai pemberi manfaat bagi lingkungan
  • Api biru yang tenang, menyiratkan tekad untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan beretika.
Filosofi Warna

Warna yang digunakan adalah biru tua, biru muda dan hijau, dengan makna :
  • Warna biru tua, melambangkan kematangan dan pelayanan
  • Warna biru muda, mencerminkan kecemerlangan, kualitas, dan masa depan
  • Warna hijau, melambangkan kebijaksanaan dan kemakmuran
 VISI DAN MISI


Visi Universitas Mercu Buana
Menjadi Universitas Unggul dan terkemuka untuk menghasilkan tenaga professional yang memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat dalam persaingan global.

Misi Universitas Mercu Buana
  1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan menciptakan serta menerapkan keunggulan akademik untuk menghasilkan tenaga professional dan lulusan yang memenuhi standar kualitas kerja yang disyaratkan.
  2. Menerapkan manajemen pendidikan tinggi yang efektif dan efisien dan mengembangkan jaringan kerjasama dengan industri dan kemitraan yang berkelanjutan sebagai respon atas perubahan arus dan daya saing global.
  3. Mengembangkan kompetensi dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan etika professional kepada para mahasiswa dan staf yang memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup.

Budaya Kerja Universitas Mercu Buana
  1. Budaya kerja disiplin, jujur dan tanggung jawab
  2. Mengembangkan budaya kerja yang kreatif
  3. Mengembangkan budaya kerja yang ramah lingkungan
  4. Mengembangkan budaya kerja yang sadar nilai lokal
SEJARAH UMB

Pengusaha H. Probosutedjo yang mempunyai pengalaman sebagai guru di Perguruan Taman Siswa, Pematang Siantar, Sumatera Utar, pada tanggal 10 Nopember 1981 mendirikan Akademi Wiraswasta Dewantara (AWD), dan peresmiannya dilakukan oleh almarhum Bapak H. Adam Malik, Wakil Presiden RI saat itu. Dewantara diambil dari nama tokoh Pendidkan Nasional, yaitu Ki Hajar Dewantara.

Misi pendidikan akademi ini antara lain adalah mengembangkan model pendidikan untuk melahirkan pengusaha Pancasilais, dan kader-kader pembangunan yang mandiri serta mampu menciptakan kesempatan kerja.

Sebelum memiliki kampus sendiri, penyelenggaraan perkuliahan dilaksanakan di Gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI) Jl. Gatot Soebroto. Tahun 1984 Yayasan Menara Bhakti berhasil membangun sebuah kampus yang diberi nama Kampus Menara Bhakti.

Pada tahun 1985, berbekal kemampuan dan pengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan Akademi Wiraswasta Dewantara, timbul gagasan mendirikan lembaga pendidikan tingkat universitas. Dengan Surat Keputusan Ketua Yayasan Menara Bhakti Nomor : 04/SKEP/KET/VI/1985 tanggal 12 Juni 1985, dibentuk Panitia Pendirian Universitas, dengan Ketua Dr. Sri-Edi Swasono dan dibantu oleh H. Abdul Madjid, Drs. Iman Santosa Sukardi (almarhum), Drs. M. Enoch Markum, Ir. Suharyadi, M.S, Soekarno dan Prijo S. Parwoto (almarhum).

Setelah melalui persiapan pendirian dan studi kelayakan, dengan Nomor : 010/KET/YMB/VI/85 tanggal 12 Juni 1985, Yayasan mengajukan permohonan izin mendirikan Universitas Mercu Buana (UMB) kepada Kopertis Wilayah III.

Berdasarkan surat Nomor : 15/KOP.III/S.VI/85 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Boesjra Zahir (almarhum), pada tanggal 18 Juni 1985, Kopertis Wilayah III menyetujui dan memberikan izin "Operasional" kepada Universitas Mercu Buana.

Pada tanggal 22 Oktober 1985 Universitas Mercu Buana secara resmi dinyatakan berdiri, dengan Fakultas dan Jurusan sebagai berikut:
  1. Fakultas Tehnik, Jurusan Teknik Arsitektur dan Jurusan Teknik Sipil.
  2. Fakultas Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) dan Jurusan Budidaya Pertanian (Agronomi).
  3. Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi.
Jumlah mahsiswa pada tahun pertama tersebut sebanyak 118 orang. Satu tahun kemudian, berdasarkan hasil eveluasi Kopertis Wilayah III, keenam jurusan yang ada memperoleh Status "Terdaftar" dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Surat Keputusan Nomor: 0507/1986.

Dalam rangka memenuhi tuntutan perkambangan pendidikan di masyarakat, dengan izin "Operasional" dari Kopertis Wilayah III Nomor: 12/Kop.III/S.VI/86 tanggal 5 Juni 1986, pada tahun akademik 1986/1987 Fakultas Teknik membuka Jurusan Teknik Mesin dan Fakultas Pertanian membuka Jurusan Mekanisasi Pertanian.

Selanjutnya pada tahun akademik 1987/1988, fakultas Teknik membuka Jurusan Teknik Elektro. Memasuki tahun akademik 1988/1989 terjadi perkembangan baru di Universitas Mercu Buana. Berdasarakan usulan Ketua Yayasan Menara Bhakti dengan persetujuan Kopertis Wilayah III, Akademi Wiraswasta Dewantara dinyatakan bergabung kedalam Universitas Mercu Buana. Pendidikan akademi tersebut menjadi Program D3 Manajemen Perusahaan di bawah Fakultas Ekonomi dengan status "Terdaftar". Tahun 1989, Jurusan Teknik Mesin memperoleh Status "Terdaftar", berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0382/06/1989 tanggal 21 Juni 1989, demikian juga untuk Jurusan Mekanisasi Pertanian, tanggal 6 agustus 1990 memperoleh Status "Terdaftar", dengan Surat Keputusan Mendikbud Nomor: 0495/08/1990
.

BAHASA GENERASI KE-4

Bahasa generasi ketiga memberitahu komputer cara melakukan sesuatu. Sebaliknya bahasa generasi keempat, memberitahu apa yang dilakukan. Bahasa level sangat tinggi, atau bahasa pemrograman berorientasi masalah atau nonprosedural, yang disebut juga bahasa generasi keempat (4GL), lebih berorientasi pengguna. Dengan bahasa tersebut pengguna dapat mengembangkan program dengan lebih sedikit perintah dibandingkan dengan bahasa prosedural, meskipun bahasa 4GL memerlukan daya komputasi lebih besar. Bahasa ini disebut berorientasi masalah karena didesain untuk memecahkan masalah khusus, sedangkan bahasa prosedural merupakan bahasa dengan tujuan umum.
Tipe bahasa berorientasi masalah adalah generator laporan, bahasa query, dan generator aplikasi.
Penghasil Laporan, juga disebut penulis laporan (report writer), adalah program untuk pengguna akhir yang menghasilkan sebuah laporan. Laporan bisa dicetak atau ditampilkan pada layar yang memperlihatkan semua atau sebagian dari sebuah file database. Formatnya –kolom,headling, dan sebagainya-bisa anda tentukan sebelumnya, dan selanjutnya penghasil laporan akan menghasilkan data dalam format tersebut. Penghasil laopran (contohnya RPGIII) adalah pendahulu dari bahasa query saat ini.
Bahasa Query adalah bahasa yang mudah digunakan untuk menemukan kembali data pada sebuah sistem manajemen database. Query bisa diekspesikan dalam bentuk kalimat atau perintah dalam bahasa inggris. Atau, bahasa Query bisa diperoleh dari pilihan dari menu.
Contoh bahasa query adalah SQL (Structured Query Language) dan Intellect. Misalnya, dengan Intellect,yang digunakan dalam mainframe IBM, anda bisa membuat permintaan dalam bahasa Inggris seperti ”Tell me the number of employees in the sales department.”
Penghasil Aplikasi , adalah pernati milik programer yang terdiri dari modul-modul yang sebelumnya telah diprogram untuk menyelesaikan barbagai tugas. Keuntungannya, programer bisa menjalankan program aplikasi dari deskripsi masalah, bukan dengan pemrograman tradisional dimana ia harus menentukan bagaimana data diproses.
Programer menggunakan penghasil aplikasi unruk membantu menciptakan bagian dari program lain. Misalnya,perangkat lunak yang digunakan untuk membuat menu on-screen atau tipe format layar input dan output. NOMAD dan FOCUS, dua system manajeman database, menyertakan penghasil aplikasi.